Kejadian dan berkah dari Sang Maha Besar begitu tak dapat terurai dengan untaian kata yang terangkai menjadi kalimat. Kesedihan, kedukaan, kegembiraan, kepenatan, semangat, putus asa, kesakitan, kesehatan bercampur menjadi satu menjadi 1 jawaban adalah Syukur.
Sakitku adalah syukur.....
Kesedihanku adalah syukur....
Kedukaanku adalah syukur....
Kepenatan, keputusasaan, dan semua yang memiris hati di dunia adalah syukur bagiku. Ikhlas menjalani di dunia sebagai bukti imanku pada Sang Abadi, adalah sesuatu yang "sakit" menjadi "indah" untuk dijalani.
Sakit fisiku di dunia adalah kesehatanku di kehidupan kelak, kesedihanku adalah kebahagianku kelak di akhirat, dan kebahagiaanku di dunia adalah cara Alloh mengajarkan, bahwa semua di dunia ini adalah semu.
Kebahagianku, kesenanganku adalah cara Alloh mengajarkanku untuk tetap sadar bahwa semua ini bukan milikku, tidak akan ku bawa di alam kuburku, membuatku untuk tetap membuka mata bahwa jauh dibawah sana masih banyak orang - orang yang menunggu rizki Alloh lewat diriku.
Jadi waktuku panjang untuk kesempatan luas, kesempatan bukan untukku seorang, tapi untuk sesamaku, masih banyak waktu untuk mencari pahala, dari semua rasa yang aku alami di dunia, semua terlewati dengan kekuatanNya, dan keyakinanku bahwa semua rasa tak menyenangkan di dunia adalah kebahagainku di akhirat.
- Laksmi Andhiyani Hendriyanto -
No comments:
Post a Comment