Kapan ya kamu dewasa????
Hai hai... beraninya mempertanyakan hal yang belum tentu kita sendiri seperti itu. Saya sudah dewasa ? Semoga benar adanya bahwa saya, anda dan kita semua sudah dewasa. Sebenarnya bagaiman seseorang itu dikatakan dewasa.
Saya meninjau diri saya sendiri, bagi saya kedewasaan seseorang itu tidak terukur, mengapa karena kita bisa melihat dari banyak sudut tentang kedewasaan seseorang. Bagi saya kedewasaan adalah bagaiman seseorang bijak melihat masa depan, masa depan yang masih dikatakan goib, tapi secara mental seseorang sudah dapat mengetahui akan ke mana saya, seperti apa saya kelak dimata saya sendiri, keluarga, dan orang - orang sekitar, karena dengan melihat "goib" tersebut kita bisa merubah diri mulai dari sekarang, dari yang terkecil, dan pastinya dari saya sendiri.
Akan mustahil seseorang yang bercita-cita menjadi penulis tapi pola pikir, watak, ketekunan, mental gagal terhadap penolakan, dan keuletannya dalam memperbaiki tulisannya tidak dimulai dari sekarang, bukan kah cita-cita tidak turun secara otomatis dari langit? Melainkan kita mengambilnya dari atas awan.
Jadi jelas bukan seseorang yang dewasa adalah seseorang yang tahu dimana letak salahnya, berusaha mencari solusi-solusi terbaik dalam pengubahan sikapnya, dan yang lebih terpenting adalah dia mau untuk mulai memperbaiki, merubah apa yang salah menjadi lebih baik lagi.
No comments:
Post a Comment